SAHABAT
Kita mungkin tak selalu sejalan,
kadang kau di utara, aku di selatan,
namun pada setiap persimpangan
ada tawa kita yang selalu pulang.
Pertemanan bukan tentang seberapa lama,
tapi seberapa dalam kita bisa percaya
bahwa di balik sunyi,
ada bahu yang siap menerima segala cerita.
Kau adalah rumah tanpa pintu,
tempat aku kembali
tanpa harus mengetuk.
Dan bila suatu hari jarak memisahkan,
ingatlah—
tawa kita pernah abadi
di antara waktu yang sibuk mengejar.
Komentar
Posting Komentar